Beberapa Fakta tentang Serangga

Satu-satunya serangga yang dapat menolehkan kepala hingga 360 derajat adalah belalang sembah.

Capung memiliki sekitar 30.000 lensa yang menyelimuti retina mata, dan itu membuatnya dapat melihat amat sangat banyak gambar padahal obyek yang dilihat hanya ada satu. Capung mengepakkan sayap 20-40 kali per detik.

Jangkrik besar dari Afrika suka makan rambut manusia. Jangkrik mengeluarkan bebunyian bukan dengan menggesekkan kedua kaki tapi dengan cara menggesekkan kedua sayap secara bersamaan.

Kecoa kecil lebih sering mati dalam posisi telentang daripada kecoa besar.

Ada 4.300 spesies kepik di seluruh dunia.

 

Kutu dapat loncat lebih dari 200 kali lebih jauh daripada panjang tubuhnya.

Laba-laba memiliki darah yang berwarna transparan.

Kecepatan terbang rata-rata lalat adalah 4,5 menit per jam. Sebuah lalat dapat mengepakkan sayapnya sekitar 20.000 kali per menit. Lalat bereaksi pada apa yang dilihatnya dan segera mengubah arah terbang dalam waktu hanya 30 mili detik. Lalat mengepakkan sayap 200 kali per detik.

Lebah terbang menggunakan matahari sebagai kompas. Walaupun saat itu matahari sedang berada di balik awan, lebah tetap dapat menemukan matahari melalui polarisasi sinar ultraviolet dari pancaran langit biru.

Lebah punya rambut pada matanya.

Manusia lebih sering tersengat lebah pada saat cuaca berangin dibandingkan cuaca lainnya.

Lebah mengepakkan sayap 200 kali per detik.


Nyamuk menyukai bau hormon estrogen, oleh sebab itu wanita lebih sering digigit nyamuk daripada pria.

Nyamuk lebih suka menggigit anak kecil daripada orang dewasa, dan lebih menyukai orang yang berambut warna pirang daripada warna brunette.

Nyamuk mengepakkan sayap 600 kali per detik.


 

Sumber: Science Facts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *