Khasiat dan Kandungan Gizi Kacang Hijau

 

Kacang  Hijau

merupakan salah satu makanan kesehatan yang paling banyak dijumpai di setiap pelosok Indonesia. Sebut saja salah satu penjual makanan seperti warung mie instan cepat saji yang juga menyediakan menu lain seperti bubur kacang Hijau.

Sebenarnya kacang hijau merupakan bagian dari kacang polong -polongan yang biasa tumbuh di daerah tropika seperti Indonesia. Karena memiliki banyak manfaat sebagai salah satu bahan pangan yang berprotein tinggi, maka tumbuhan ini paling banyak dikenal luas sebagai bahan makanan yang di konsumsi karena bernilai ekonomi tinggi. Adapun bagian yang paling banyak di konsumsi terletak di bagian bijinya.

 

Untuk kandungan gizi pada kacang hijau yang yang dikutip dari USDA Nutrient database baik itu kacang hijau berbiji matang atau mentah untuk per tiap 100g (3.5 oz) memiliki banyak cakupan di dalamnya, yaitu:

Energi 1.452 kJ (347 kcal), Karbohidrat 62,62 g, Gula 6,60 g, Dietary fiber 16.3 g, Lemak 1,15 g, Protein 23,86 g, Vitamin C 4.8 mg (8%), Kalsium 132 mg (13%), Magnesium 189 mg (51%), Fosfor 367 mg (52%), Kalium 1246 mg (27%), Sodium 15 mg (1%)

 

Kacang hijau juga memiliki banyak manfaat, diantaranya;

Lemak kacang hijau mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Kacang hijau mengandung vitamin B1 yang berguna untuk pertumbuhan. Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau dapat bermanfaat untuk memperkuat tulang pada tubuh, selain itu kacang hijau ini juga mengandung rendah lemak yang sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah berbau.

Untuk mengobati penyakit, Kacang hijau dapat menurunkan demam, bahkan menurut hasil penelitian, kacang hijau adalah penurun demam yang terbaik bila dibandingkan dengan penurun demam dari ramuan tradisional lainnya.

Selain itu, keunikan dari kacang hijau ini walaupun direbus terlalu lama bahkan sampai hancur tetap berkhasiat karena tidak terpengaruh dengan adanya panas. Berbeda dengan kacang, sayur, buah, dan bahan ramuan tradisional lainnya yang bila direbus terlalu lama, akan menurunkan khasiat pengobatannya.

Adapun makanan atau minuman yang dapat dibuat dari kacang ini seperti; bubur kacang hijau, jus kacang hijau, dan lainnya.

 

Ada layaknya anda mencoba untuk membuat salah satu makanan atau minuman tersebut untuk menjaga kesehatan anda tentunya.. 🙂

 

2 comments

  1. Pingback: Cara Membuat Minuman Jus Kacang Hijau | Variasi Menu Balita

  2. Pingback: Panduan Cara Buat Onde - Onde Isi Kacang Hijau | Variasi Menu Balita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *