Mengenal Albert Einstein

RumusEinsteinemc2

Albert Einstein, fisikawan asal Amerika Serikat yang lahir di Ulm, Jerman pada tanggal 14 Maret 1897 ini, pada zamannya menjadi tokoh intelektual yang pling kreatif. Einstein menghabiskan masa kecilnya di Munich. Sampai umur tiga tahun, Einstein belum mampu berbicara. Walaupun demikian, otaknya sangat jenius. Ia mampu memecahkan masalah konsep matematika yang sulit sekalipun.

Pendidikan dasar formal Einstein tidak berjalan mulus. Pada usia 12 tahun ia belajar ilmu ukur Euclidean. Pada umur 15 tahun, ia merasa tidak cocok dengan segala aturan sekolah yang mengekang daya imajinatif dan kreativitasnya. Ia kemudian mengundurkan diri dari sekolah dan pergi ke Milan, tempat keluarganya bermukim setelah usaha ayahnya mengalami kemunduran. Satu tahun setelah itu, Einstein kembali melanjutkan sekolahnya di Aarau, Swiss.

Tahun 1896, Einstein melanjutkan ke Swiss Federal Institute of Technology di Zurich dan mengambil program studi fisika dan matematika. Masih saja ia terlanda rasa bosan karena tidak cocok dengan metoda pengajaran di institut sehingga ia sering keluar kelas untuk memanfaatkan waktunya dengan belajar fisika atau bermain biola kesayangannya. Tahun 1900, ia dapat menyelesaikan seluruh ujian hanya dengan meminjam catatan temannya. Setahun kemudian ia berhasil menerima ijazah dan bekerja sebagai asisten teknik di kantor hak paten Swiss.

Tahun 1905 ia mendapat gelar doktor dari Universitas Zurich setelah menyelesaikan disertasinya yang berjudul “Ketentuan Baru tentang Dimensi Molekular”. Ia pun menerbitkan tulisan mengenai tiga teori penting dalam perkembangan fisika di abad ke-20, yaitu tentang Gerak Brown, Efek Fotolistrik, dan tulisan tentang elektrodinamika pada gerak yang lebih dikenal dengan Teori Relativitas.

Rumus Albert Einstein yang terkenal menunjukkan bagaimana massa dan energi saling bertukar, dan hal ini sangat membantu para ilmuwan dalam memahami sumber energi matahari. Einstein selalu memiliki pandangan yang jernih terhadap berbagai soal fisika dan terdorong untuk mencari jawabannya. Ia memiliki strategi sendiri dan mampu menggambarkan tahapan utama dalam mencapai tujuannya. Baginya, prestasi besar hanyalah batu loncatan untuk mencapai kemajuan berikutnya.

Tahun 1908, Einstein menjadi dosen privat di Bern dan tahun berikutnya menjadi Dosen Luar Biasa di Zurich. Einstein menerima Nobel Fisika atas keberhasilannya menyusun hukum fotolistrik dan karyanya di bidang fisika teoristis pada tahun 1921.

Masa pensiunnya dihabiskan dengan tetap berkarya, bermain biola atau berperahu di danau dekat tempat tinggalnya. 18 April 1955 Albert Einstein kembali ke pangkuan Ilahi di Princenton, New Jersey, dengan meninggalkan dua anak laki-laki buah perkawinan pada tahun 1901 dengan istri pertama, Mileva Maritsch.

 

Sumber : Ensiklopedia Tokoh Fisika (Febi Dasa Anggraini, Balai Pustaka, 2008)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *