Olah Raga Di Bulan Puasa, Why Not?

Bulan Puasa yang sedang dijalani ini bukanlah halangan untuk tidak berolahraga. Anda tidak akan lemas dan jatuh pingsan walaupun sudah seharian tidak makan dan minum. Tidak perlu khawatir karena tubuh Anda menyimpan cadangan energi dalam bentuk glikogen, lemak dan protein. Cadangan energi inilah yang mengubah lemak menjadi glukosa saat Anda berolahraga sehingga kadar gula dalam tubuh meningkat.

Dimulai dengan olahraga ringan.

Jika frekuensi Anda sebelum bulan puasa adalah 4 kali seminggu, tentunya di awal Anda berpuasa kurangi frekuensinya menjadi 2 kali seminggu saja. Lakukan olahraga yang ringan sepertiĀ  jalan kaki atau yoga. Jangan paksakan diri Anda berolah raga yang memerlukan high impact, seperti aerobic. Jangan lupa tetap lakukan peregangan atau streching sebelum memulai olahraga.

Tips berolahraga saat berpuasa:

1. Berolahragalah di sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Pilihlah waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam sebelum waktu berbuka puasa, karena setelah berolahraga Anda dapat langsung berbuka tentunya.

2. Tidur, makan dan minum pada malah hari sebelumnya. Intinya, Anda harus beristirahat yang cukup dengan pola makan dan minum yang juga cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda pada saat berpuasa.

3. Berolahraga dimulai dari porsi yang sedikit demi sedikit. Jangan memaksakan diri untuk menggenjot latihan Anda seperti saat Anda tidak berpuasa. Mulailah dengan latihan ringan. Jika beberapa hari masa puasa berlangsung dan tubuh Anda sudah dapat menyesuaikannya, porsi olahraganya tentusaja boleh ditambahkan.

4. Segeralah berbuka puasa jika sudah waktunya. Jangan menunda-nunda, karena bagaimanapun tubuh Anda tetap memerlukan makanan dan minuman setelah berpuasa seharian penuh.

Semoga ibadah puasa berjalan lancar dan tubuh tetap bugar

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *