Tips Memilih Rumah Untuk Keluarga

Memiliki rumah sendiri adalah impian setiap pasangan yang baru dan telah memasuki jenjang pernikahan. Berbagai bayangan untuk menghias dan melengkapi isi rumah mungkin sudah terbayang dari awal.

Rumah yang baik adalah rumah yang nyaman, indah, ideal dan sesuai dengan keinginan yang akan membuat pemiliknya merasa betah saat berada dirumah setelah lelah seharian bekerja di luar rumah.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda dan pasangan anda memutuskan untuk membeli rumah. Pertimbangkan secara cermat dan teliti karena rumah merupakan investasi jangka panjang untuk keluarga.

Berikut ini beberapa tips yang harus diperhatikan sebelum membeli rumah untuk keluarga anda..

  1. Budget/anggaran – sebelum menentukan rumah mana yang akan dibeli ada baiknya anda bisa memperkirakan berapa budget yang anda miliki (cash) ataupun kemampuan mencicil apabila anda ingin menggunakan KPR dari suatu bank.
  2. Cari Informasi – Bisa melalui surat kabar, internet, majalah, dll. Cari Informasi sebanyak-banyaknya pilihan rumah yang akan anda pilih
  3. Pilihan jenis rumah – tentukan apakah anda ingin membeli rumah baru atau rumah second. Rumah Baru, untuk hitungan cicilan memang lebih jelas, namun selain pilihan rumah yang sedikit terbatas dan harus menunggu sampai rumah tersebut selesai dibangun, bahkan lingkungan serta tetangga belum terjamin sudah ada. Sedangkan untuk rumah second, lokasi lebih dekat karena kita sudah mensurvei, lingkungan dan tetangga-pun sudah jadi serta rumah bisa langsung di tempati walaupun untuk hitungan cicilan lebih kompleks dibandingkan dengan rumah baru.
  4. Lokasi rumah – Pastikan lokasi rumah dekat dengan beberapa hal seperti: jarak ke tempat kerja, pasar, sekolah, universitas, rumah sakit, mal, terminal, dekat dengan area kendaraan umum
  5. Letak rumah – apakah dekat dengan jalan utama, apakah bising atau tidak yang nantinya akan mengganggu kenyamanan anda, apakah daerahnya strategis atau tidak, apakah letak jalan dapat dilalui dengan kendaraan roda 4 atau tidak, dan yang pasti apakah letak rumah rawan banjir atau tidak.
  6. Kondisi rumah – perhatikan luas tanah dan luas bangunan apakah sesuai dengan harga jualnya, pondasi rumah apakah kuat atau rapuh, cek aliran air-nya apakah menggunakan tandon air, PDAM atau air tanah. Cek ventilasinya apakah banyak atau sedikit yang nantinya akan mengganggu sirkulasi udara didalam rumah, cek pembuangan air apakah mampet atau tidak, kemudian perhatikan jumlah kamar apakah telah sesuai dengan jumlah anggota keluarga serta cek ruangan lainnya seperti ruang utama-ruang makan-dapur-teras-kamar pembantu-carport.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *